Exploratory Data Analysis (EDA) Menggunakan SQL — Panduan Praktis untuk Data Analyst Pemula
Exploratory Data Analysis (EDA) adalah salah satu tahap paling penting dalam workflow seorang Data Analyst.
Di fase ini, kita tidak langsung membuat model atau dashboard — tapi fokus untuk:
✅ Memahami struktur data
✅ Menemukan pola awal
✅ Mendeteksi data anomali
✅ Menggali insight bisnis
Dan kabar baiknya:
👉 Semua itu bisa dilakukan hanya dengan SQL.
Di artikel ini, kita akan membahas bagaimana melakukan EDA menggunakan SQL secara praktis dengan contoh nyata seperti yang sering muncul di pekerjaan Data Analyst.
📌 Apa Itu Exploratory Data Analysis (EDA)?
EDA adalah proses eksplorasi data mentah untuk menjawab pertanyaan seperti:
-
Berapa jumlah data?
-
Ada nilai kosong?
-
Produk mana paling laku?
-
Bagaimana tren penjualan?
-
Apakah ada data duplikat?
-
Outlier atau transaksi aneh?
Tujuan EDA bukan bikin visualisasi cantik dulu — tapi memahami data sedalam mungkin.
Biasanya EDA dilakukan sebelum:
-
Data cleaning
-
Feature engineering
-
Dashboarding
-
Machine learning
🗂 Contoh Dataset (Sales Manufaktur)
Misalkan kita punya tabel sales_data dengan kolom:
-
order_id
-
order_date
-
product
-
category
-
quantity
-
revenue
-
customer_id
1️⃣ Cek Struktur Awal Dataset
Langkah pertama: lihat isi data.
Tujuannya:
-
Cek format tanggal
-
Validasi kolom numerik
-
Pastikan data masuk akal
2️⃣ Hitung Jumlah Total Data
Ini penting untuk tahu skala data yang akan dianalisa.
3️⃣ Cek Missing Value
Kalau banyak NULL:
👉 Bisa jadi data belum lengkap
👉 Perlu cleaning
4️⃣ Statistik Dasar
Dari sini kita mulai paham range nilai transaksi.
5️⃣ Top Produk Berdasarkan Penjualan
Ini langsung kasih insight bisnis:
🔥 Produk terlaris
🔥 Fokus inventory
🔥 Kandidat promo
6️⃣ Analisis Kategori
Biasanya dipakai untuk:
-
Menentukan prioritas kategori
-
Segmentasi market
7️⃣ Tren Penjualan Bulanan
Hasilnya bisa langsung dipakai buat chart line.
8️⃣ Deteksi Outlier Transaksi
Tujuannya:
-
Cek transaksi abnormal
-
Hindari error di dashboard
9️⃣ Customer Paling Aktif
Berguna untuk:
-
Loyalty program
-
Retargeting
✅ Kenapa EDA SQL Itu Penting?
Karena di dunia kerja:
🚫 Data jarang bersih
🚫 Jarang langsung siap pakai
SQL memungkinkan kita:
✔ Analisa langsung di database
✔ Cepat eksplor jutaan row
✔ Insight tanpa export Excel
EDA = pondasi semua analisis.
Kalau salah EDA → insight ikut salah.
🧠Workflow EDA SQL ala Data Analyst
Biasanya urutannya:
-
Preview data
-
Hitung jumlah row
-
Cek missing value
-
Statistik dasar
-
Grouping utama
-
Trend waktu
-
Outlier detection
-
Simpan insight
🚀 Penutup
Exploratory Data Analysis bukan cuma langkah awal — tapi fondasi utama seorang Data Analyst.
Dengan SQL, lo bisa:
✅ Mengenal data
✅ Menemukan masalah
✅ Menghasilkan insight
✅ Siap lanjut ke dashboard / modeling
Tanpa EDA → analisis cuma tebak-tebakan.
Next Part 🔥
Di artikel berikutnya kita akan bahas:
👉 Handling NULL
👉 Remove duplicate
👉 Standarisasi data

