Cara Membangun Portfolio Data Analyst Pertama
Banyak pemula berpikir,
“Nanti aja bikin portfolio kalau sudah jago.”
Padahal di dunia Data Analyst, portfolio justru yang bikin kamu kelihatan ‘siap kerja’, meskipun belum punya pengalaman formal.
Recruiter lebih peduli:
-
kamu bisa ngolah data apa
-
pakai tools apa
-
dan bisa ngambil insight apa
bukan sekadar gelar atau sertifikat.
Apa Itu Portfolio Data Analyst?
Portfolio Data Analyst adalah kumpulan project nyata yang menunjukkan:
-
cara kamu membersihkan data
-
menganalisis data
-
memvisualisasikan hasil
-
dan menyampaikan insight bisnis
Singkatnya: bukti kerja, bukan janji.
Portfolio Pertama Itu Nggak Harus Canggih
Portfolio pemula nggak perlu:
❌ Machine Learning
❌ Big Data
❌ Dataset jutaan baris
Justru yang dicari:
✅ Data rapi
✅ Analisis jelas
✅ Insight masuk akal
Satu project yang selesai lebih bernilai daripada 5 project setengah jadi.
Tools yang Cukup untuk Portfolio Awal
Untuk mulai, lo cukup pakai:
-
Excel / Google Sheets
-
Power BI / Tableau / Looker Studio
-
(opsional) SQL atau Python nanti belakangan
Yes, Excel masih sangat valid di dunia kerja.
Contoh Project Portfolio Pertama
Beberapa ide yang realistis untuk pemula:
1️⃣ Analisis Penjualan
-
Total penjualan per bulan
-
Produk terlaris
-
Tren naik/turun
-
Insight: produk mana yang perlu difokuskan
2️⃣ Analisis Customer
-
Customer aktif vs tidak aktif
-
Pola pembelian
-
Segmentasi sederhana
3️⃣ Analisis Operasional
-
Waktu pengiriman
-
Order yang sering terlambat
-
Bottleneck proses
Kalau punya usaha sendiri (misalnya frozen food π), itu justru nilai plus besar.
Struktur Portfolio yang Disukai Recruiter
Saat bikin project, pastikan ada bagian ini:
-
Problem Statement
Masalah bisnis apa yang mau dijawab? -
Dataset
Dari mana data berasal dan isinya apa? -
Data Cleaning
Apa saja masalah data dan bagaimana solusinya? -
Analysis
Insight apa yang ditemukan? -
Visualization
Chart/dashboard yang jelas dan relevan -
Conclusion & Recommendation
Kalau kamu jadi analyst di perusahaan itu, apa saranmu?
Di Mana Menaruh Portfolio?
Beberapa tempat yang umum:
-
GitHub
-
Google Drive (PDF + dashboard link)
-
Notion
-
Blog pribadi (Medium / WordPress)
Yang penting: mudah dibuka HR, tanpa ribet.
Ingat Iniπ‘
Portfolio bukan tentang kelihatan paling pintar,
tapi tentang kelihatan paling siap kerja.
Mulai dari kecil.
Selesaikan satu project.
Publish.
Iterasi.
Itu cara Data Analyst tumbuh beneran.
Next Part π
Di part berikutnya, kita akan bahas:
π Cara mencari dataset untuk latihan
π Dataset yang realistis seperti dunia kerja
π Kesalahan pemula saat memilih dataset
