Monday, January 26, 2026

Menjadi Data Analyst dari Nol (Part 9)

 


Cara Membangun Portfolio Data Analyst Pertama

Banyak pemula berpikir,

“Nanti aja bikin portfolio kalau sudah jago.”

Padahal di dunia Data Analyst, portfolio justru yang bikin kamu kelihatan ‘siap kerja’, meskipun belum punya pengalaman formal.

Recruiter lebih peduli:

  • kamu bisa ngolah data apa

  • pakai tools apa

  • dan bisa ngambil insight apa

bukan sekadar gelar atau sertifikat.

Apa Itu Portfolio Data Analyst?

Portfolio Data Analyst adalah kumpulan project nyata yang menunjukkan:

  • cara kamu membersihkan data

  • menganalisis data

  • memvisualisasikan hasil

  • dan menyampaikan insight bisnis

Singkatnya: bukti kerja, bukan janji.

Portfolio Pertama Itu Nggak Harus Canggih

Portfolio pemula nggak perlu:
❌ Machine Learning
❌ Big Data
❌ Dataset jutaan baris

Justru yang dicari:
✅ Data rapi
✅ Analisis jelas
✅ Insight masuk akal

Satu project yang selesai lebih bernilai daripada 5 project setengah jadi.

Tools yang Cukup untuk Portfolio Awal

Untuk mulai, lo cukup pakai:

  • Excel / Google Sheets

  • Power BI / Tableau / Looker Studio

  • (opsional) SQL atau Python nanti belakangan

Yes, Excel masih sangat valid di dunia kerja.

Contoh Project Portfolio Pertama

Beberapa ide yang realistis untuk pemula:

1️⃣ Analisis Penjualan

  • Total penjualan per bulan

  • Produk terlaris

  • Tren naik/turun

  • Insight: produk mana yang perlu difokuskan

2️⃣ Analisis Customer

  • Customer aktif vs tidak aktif

  • Pola pembelian

  • Segmentasi sederhana

3️⃣ Analisis Operasional

  • Waktu pengiriman

  • Order yang sering terlambat

  • Bottleneck proses

Kalau punya usaha sendiri (misalnya frozen food πŸ˜‰), itu justru nilai plus besar.

Struktur Portfolio yang Disukai Recruiter

Saat bikin project, pastikan ada bagian ini:

  1. Problem Statement
    Masalah bisnis apa yang mau dijawab?

  2. Dataset
    Dari mana data berasal dan isinya apa?

  3. Data Cleaning
    Apa saja masalah data dan bagaimana solusinya?

  4. Analysis
    Insight apa yang ditemukan?

  5. Visualization
    Chart/dashboard yang jelas dan relevan

  6. Conclusion & Recommendation
    Kalau kamu jadi analyst di perusahaan itu, apa saranmu?

Di Mana Menaruh Portfolio?

Beberapa tempat yang umum:

  • GitHub

  • Google Drive (PDF + dashboard link)

  • Notion

  • Blog pribadi (Medium / WordPress)

Yang penting: mudah dibuka HR, tanpa ribet.


Ingat IniπŸ’‘

Portfolio bukan tentang kelihatan paling pintar,
tapi tentang kelihatan paling siap kerja.

Mulai dari kecil.
Selesaikan satu project.
Publish.
Iterasi.

Itu cara Data Analyst tumbuh beneran.

Next Part πŸš€

Di part berikutnya, kita akan bahas:
πŸ‘‰ Cara mencari dataset untuk latihan
πŸ‘‰ Dataset yang realistis seperti dunia kerja
πŸ‘‰ Kesalahan pemula saat memilih dataset

Bagikan

Jangan lewatkan

Menjadi Data Analyst dari Nol (Part 9)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.