Thursday, January 29, 2026

Menjadi Data Analyst dari Nol (Part 12)

 


Mengolah Data yang Sama Menggunakan SQL (Studi Kasus Data Analyst)

Pada part sebelumnya, kita sudah mengolah data menggunakan Excel: mulai dari data mentah, data cleaning, hingga menghasilkan insight bisnis.

Sekarang kita akan mengerjakan data yang sama, tetapi menggunakan SQL.

Kenapa ini penting?
Karena di dunia kerja, Excel dan SQL bukan saingan, melainkan alat yang saling melengkapi.

Artikel ini ditulis khusus untuk pemula agar kamu:

  • Memahami alur berpikir SQL tanpa takut query

  • Melihat perbedaan Excel vs SQL secara praktis

  • Mengerti kenapa SQL jadi skill wajib Data Analyst

Kenapa Data Analyst Perlu Menguasai SQL?

SQL (Structured Query Language) digunakan untuk:

  • Mengambil data dari database

  • Mengolah data dalam jumlah besar

  • Menjawab pertanyaan bisnis secara cepat dan akurat

Di banyak perusahaan:

  • Data tidak lagi disimpan di Excel, tapi di database

  • Data Analyst diminta langsung query ke data source

Jika Excel cocok untuk eksplorasi cepat, maka SQL unggul untuk skala besar dan otomatisasi analisis.

Studi Kasus: Data Penjualan Travel

Kita gunakan studi kasus yang sama seperti di Excel.

Contoh Struktur Tabel

Misalkan kita punya tabel bernama sales_travel dengan kolom:

  • transaction_date

  • travel_name

  • destination

  • total_transaction

  • revenue

Tujuan kita sebagai Data Analyst:

  • Membersihkan data

  • Menghitung performa tiap travel

  • Menarik insight bisnis

1. Melihat Data Mentah Menggunakan SQL

Langkah pertama bukan langsung analisis, tapi kenali datanya.

SELECT *
FROM sales_travel
LIMIT 10;

Query ini setara dengan:

  • Membuka file Excel

  • Scroll beberapa baris pertama

Tujuannya:

  • Cek struktur data

  • Deteksi kolom penting

  • Melihat potensi masalah data

2. Menghilangkan Duplikat Data dengan SQL

Di Excel, kita pakai Remove Duplicates.
Di SQL, pendekatannya berbeda.

Menemukan Duplikat Nama Travel

SELECT travel_name, COUNT(*) AS total_rows
FROM sales_travel
GROUP BY travel_name
HAVING COUNT(*) > 1;

Query ini membantu kita:

  • Menemukan travel yang muncul lebih dari sekali

  • Memahami apakah duplikat itu wajar atau error

⚠️ Catatan penting:

Di SQL, kita tidak asal menghapus data. Kita analisis dulu.

3. Agregasi Data: Total Revenue per Travel

Ini adalah query paling sering dipakai Data Analyst.

SELECT
  travel_name,
  SUM(revenue) AS total_revenue,
  COUNT(*) AS total_transaction
FROM sales_travel
GROUP BY travel_name
ORDER BY total_revenue DESC;

Dengan query ini, kita bisa menjawab:

  • Travel mana yang paling menghasilkan revenue?

  • Mana yang volume transaksinya tinggi tapi revenue kecil?

Insight seperti ini langsung bisa dibawa ke meeting bisnis.

4. Filtering Data (Setara Filter di Excel)

Contoh: hanya ingin data tahun 2025.

SELECT *
FROM sales_travel
WHERE transaction_date >= '2025-01-01';

Atau mencari travel tertentu:

SELECT *
FROM sales_travel
WHERE travel_name = 'Travel Jaya';

SQL membuat proses filter:

  • Konsisten

  • Bisa diulang

  • Mudah diautomasi

5. SQL vs Excel: Mana yang Lebih Baik?

Jawabannya: tergantung kebutuhan.

KebutuhanExcelSQL
Data kecil⚠️
Data besar
Otomatis⚠️
Ad-hoc analysis⚠️

Data Analyst profesional menguasai keduanya.


Insight Bisnis dari SQL Analysis

Dari hasil query SQL, kita bisa menyimpulkan:

  • Travel dengan revenue tertinggi layak diprioritaskan

  • Travel dengan transaksi banyak tapi revenue kecil perlu evaluasi harga

  • Data duplikat bisa menyesatkan jika tidak dianalisis dengan benar

SQL membantu kita melihat gambaran besar, bukan hanya angka per baris.


Next Part 🚀

Pada part selanjutnya, kita akan:

  • Membuat dashboard otomatis dari hasil SQL

  • Menghubungkan data ke BI tools

  • Menyajikan insight dalam bentuk visual yang mudah dipahami

Seri ini dirancang agar kamu memahami alur kerja Data Analyst dari data mentah hingga keputusan bisnis, bukan sekadar hafal syntax.

Jika kamu sedang belajar Data Analyst dari nol, pastikan mengikuti seri ini secara berurutan agar fondasinya kuat.

Sampai jumpa di part berikutnya 👋

Stay curious. Stay consistent. 📊


Bagikan

Jangan lewatkan

Menjadi Data Analyst dari Nol (Part 12)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.